TERUNTUK KAMU TANPA AKHIR

   
Ada kalanya kita dijadikan bintang
Ada kalanya kita dijadikan penenang seseorang
Tapi
Ada kalanya kita hanya sebuah angan tuk dikenang
Semesta seolah sedang bercanda
Melumpuhkan jiwa yang perlahan merana

Tertulis puisi ini, KAMU
Bukan hanya sekedar ilusi hati
Atau candaan basi!
Semakin menggila setelah kata tiada

Diri ini tak mampu berpura pura
Seolah tiada rasa
Namun pernah bersama?
Jadi,
Bisakah kita mengawali tanpa mengakhiri?
Seperti melodi hati yang terus ingin bersemi.








 

Comments

Popular Posts